Capture

RATIH KARTIKA : CITA-CITAKU MENJADI IBU RUMAH TANGGA MULTITALENTA

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

Setelah lulus pada Januari 2015, ia pun langsung diterima bekerja di salah satu SD Islam Terpadu di Yogyakarta sebagai bendahara sekolah. Setelah diterima bekerja, ia pun tidak berhenti begitu saja. Ia ingin terus mengembangkan potensi diri dan akhirnya pada 5 September 2015 lalu, ia berhasil mendirikan usaha bernama Ratu Mendoan Cilacap dengan tagline “Mendoan Mendunia”. Wanita muda asal Cilacap ini sangat menyukai mendoan dan mempunyai impian agar kelak mendoan bisa menjadi makanan tradisional asli Indonesia yang naik kelas dan dikenal oleh banyak orang bahkan sampai go international. Selain itu, ia juga mendirikan sebuah komunitas sosial bernama PMIA (Pejuang Muda Indonesia). Komunitas yang dulu bernama SAS (Sedekah Apa Saja) ini mempunyai jargon “Bergerak, Berbagi, dan Menginspirasi” dan mempunyai beberapa program seperti SAS (Sedekah Apa Saja) On Action, Sahabat Pendidikan Indonesia (SPI, menghimpun dana melalui celengan yang didistribusikan kepada siapa saja yang ingin membantu adik adik usia sekolah SD-SMA yang membutuhkan biaya pendidikan) dan Ayo Hijrah Bareng (seminar/talkshow dengan topik tertentu untuk warga binaan di lapas). Sampai saat ini, jumlah relawan yang tergabung dalam PMIA sudah mencapai 30 orang yang berasal dari universitas dan latar belakang yang berbeda-beda. Tercatat per 29 Juli 2016, PMIA sudah menjalankan salah satu programnya, yaitu SAS On Action sebanyak 42 kali di berbagai daerah seperti Jogja, Magelang, Gunungkidul, dan Kulonprogo.

Selengkapnya klik https://uny.ac.id/berita/ratih-kartika-cita-citaku-menjadi-ibu-rumah-tangga-multitalenta.html

Capture

Capture2

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

Leave a Reply