All posts by admin PMIA

Saya adalah admin sekaligus pengurus website Pejuang Muda Indonesia ini.

SAS In Action #68 : Perjuangan Pak Narto

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS In Action #68 : Perjuangan Pak Narto
(12/01/2018)
(Yogyakarta)

ALhamdulillah donasi galang dana sebesar Rp 1.500.000 telah diberikan kepada Pak Narto dan keluarga.
Pak Narto adalah seorang difabel yang bekerja hanya sebagai tukang servis elektronik dengan penghasilan tidak menentu. Sang istri juga hanya buruh cuci panggilan

Beliau memiliki dua orang anak yang kini kelas 1 SMA dan yang satu masih sekitar 3 tahun. mereka hidup dalam kamar kost yang seadanya dengan biaya sewa 500.000 per bulan.
uang tersebut digunakan untuk membayar kost dan untuk modal usaha.

Mari doakan smeoga Pak Narto sekeluarga diberikan kekuatan, kesehatan dan kesuksesan selalu.
Salam bergerak, berbagi, menginspirasi
IMG_20180112_132821

IMG_20180112_133122

IMG_20180112_134702

PicsArt_01-12-03.04.00

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS In Action #67 : Berjuang Bersama Difsa

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS In Action #67 : Berjuang Bersama Difsa
(12/01/2018)
(RSUP Sardjito)

ALhamdulillah donasi sebesar 3.370.000 diberikan kepada keluarga Difsa Saputri, balita asal Dusun Bendorejo, RT06/RW15 kelahiran 8 Desember 2017 yang mengalami kelainan dengan kondisi kaki kiri membengkak dan membiru. Kini kaki nya semakin mengempis namun kelamin Difsa masih ambigu, karena bentuk dan keadaannya yang tidak begitu jelas.

Difsa pun harus menjalani rawat jalan dan memeriksakan diri ke RSUP Sardjito setiap dua minggu sekali. Ayah Difsa, Hadi Supono mengatakan, kelainan yang dialami anaknya ini sudah diketahui sejak dalam kandungan, tepatnya saat memasuki usia delapan bulan.

Saat di USG, lanjut dia, bidan yang memeriksa memberi tahu jika ada kelainan di kaki bagian kiri.Masalah yang dihadapi Hadi dan keluarga tidak hanya kepastian penyakit yang diderita Difsa. Namun keluarga juga memiliki kemampuan keungan yang terbatas sehingga si anak hanya menjalani rawat jalan.

Mari doakan smeoga Difsa lekas membaik. keluarga juga diberikan kekuatan dan kesabaran.
Terus berbagi ya Kak
Salam bergerak, berbagi, menginspirasi
:)

IMG_20180112_092319

IMG_20180112_092510

IMG_20180112_095603

PicsArt_01-12-03.02.25

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS In Action #66 : Wanita Kuat Bernama Bu Aris

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS In Action #66 : Wanita Kuat Pak Aris
(29/12/2017)
(Klaten, Jawa Tengah)

Tersalurkan donasi dari Galang dana untuk Ibu Aris sekeluarga sebesar Rp 4.250.000. seprti yang terlihat dalam gambar bahwa suami Bu Aris mengalami gagal ginjal harus dua kali cuci darah selama seminggu. Disamping itu beliau harus selalu membeli oksigen demi kelangsungan hidupnya.

Ibu aris memiliki dua orang anak dan sekarang mereka berjualan angkringan untuk menyambung hidup mereka.
Terimakasih para donatur dan pihak yang membantu, semoga menjadi amal kebaikan bagi semuanya
Salam Bergerak Berbagi Menginspirasi

44

66

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS In Action #64: Terus Berjuang Bersama

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS In Action #64: Terus Berjuang Bersama
(17/11/17)
RSUP Dr. Sarjito

Alhamdulillah, donasi dari para donatur sebesar Rp 650.000 telah disalurkan kepada Ibu Endit untuk biaya pengobatan suaminya yang menderita tumor ganas. Suami bu Endit hanyalah seorang buruh serabutan. Dengan keterbatasan ekonomi, Bu Endit berupaya untuk menyekolahkan anak dan merawat suami nya dengan baik.

Mari kita doakan semoga beliau sekeluarga diberikan kekuatan, kesehatan selalu.
Salam bergerak, Berbagi, Menginspirasi
www.pejuangmudaindonesia.com

64

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS in Action #65: Belanja Bareng Anak Yatim ke Transmart Yogyakarta

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS in Action #65: Belanja Bareng Anak Yatim ke Transmart Yogyakarta
(27/12/2017)
(Transmart Maguwo, Yogyakarta)

Tanggal 22 Desember 2017 pagi, adalah hari yang ditunggu-tunggu tim PMIA. Pukul 09.00 WIB, kami sampai di Pondok Laa Tahzan Gedong Kuning untuk menjemput para teman-teman yang akan berbelanja bareng hari itu. Sehari sebelumnya, kami sudah berkomunikasi dengan Pak Habibie, selaku pengasuh pondok putri yatim. Belanja kali ini bertujuan untuk membeli kebutuhan barang-barang di pondok mereka yang baru. Pondok baru mereka ada di Kotagede.

Sampai di Transmart Yogyakarta, sudah ada tim PMIA lain yang menunggu. Kami pun mengawali belanja bareng ini dengan doa bersama. Adek-adek sangat antusias memilih barang yang sudah direncanakan untuk dibeli. Dua troli dorong siap dibawa. Empat adek-adek ini bernama Bunga, Zaski, Sofia dan Novi. Mereka mewakili kedua belas penghuni pondok Laa Tahzan untuk berbelanja.Ada sapu, karpet, hanger, keset, dan masih banyak lagi barang-barang belanjaan mereka.

Alhamdulillah, berkat bantuan para donatur, Rp.1.500.000,00 dapat disalurkan untuk memenuhi kebutuhan pondok, ditambah 150.000 untuk tiket roller coaster.
Pulangnya, kami makan siang di Bale Bebakaran. Setelah sholat Jumat, kami menikmati hidangan spesial di sana dengan diawali doa bersama. Kami pun pulang dan dilanjutkan mengobrol tentang Pondok Laa Tahzan sampai memasuki waktu Ashar.

Salam bergerak, berbagi, menginspirasi
www.pejuangmudaindonesia.com

IMG-20171222-WA0031

IMG-20171222-WA0027

IMG_20171222_133537

1

2

3

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SPI #15 – MTs Nurul Ummah

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SPI #15 – MTs Nurul Ummah
(27 Novermber 2017)

SPI #14 telah dilaksanakan di MTs Nurul Ummah. Pejuang Muda menyerahkan dana dari para donatur beasiswa SPI sebesar Rp 2.000.000 kepada 1 siswa MTs Nurul Ummah.

Yuk, bantu mereka hanya dengan 2.000 per hari kamu bisa menjadi donatur beasiswa SPI! Kontak admin via WA 089678829945.

Pejuang Muda Indonesia
Bergerak, Berbagi, Menginspirasi.

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

Action #PrayForJogja #BeStrongJogja

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

Action #PrayForJogja #BeStrongJogja
1 Desember 2017

Simpul Sedekah bersama Pejuang Muda Indonesia terlibat dalam action untuk para korban banjir dan tanah longsor di Bantul Jogja tepatnya di kedungmiri, Imogiri, Bantul, Jogjakarta.

Para korban menerima donasi berupa uang tunai, bahan makanan, sembako dan lain lain.

Terimakasih kepada donatur, SS, PMIA untuk segala bantuan dan doanya. Semangat Bergerak, Berbagi, Menginspirasi

IMG_20171201_105606

IMG_20171201_105829

IMG_20171201_111651

IMG_20171201_113158

IMG_20171201_113525

IMG_20171201_113910

IMG_20171201_115521

IMG_20171201_115736_1

IMG_20171201_120512

IMG_20171201_120540

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS In Action : Galang Dana Untuk Kesembuhan Dek Ahmad

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS In Action : Galang Dana Untuk Kesembuhan Dek Ahmad
[Perempatan Bank Indonesia,
Jumat 17 November 2017]

Pejuang Muda Indonesia bersama HIMMAH NW Kota Mataram melakukan penggalan Donasi untuk dek Ahmad Hardiawan korban Luka Air Panas. Dana yg berhasil dikumpulkan khusus malam ini sebesar Rp. 3.170.600.
Dek Ahmad berasal dari golongan masyarakat yg tdk mampu dan membutuhkan biaya untuk pengobatan. Anak ini terjatuh saat bermain ke dalam wajan yang berisi sayur yg panas saat acara begawe. Dan kondisi orang tuanya hanya mampu mengantarkan anaknya ke puskesmas saja. Anak ini sudah dibawa ke salah satu dokter yg biayanya diperkirakan sebesar Rp.20.000.000. oleh karena itu uluran tangan dari bapak dan ibu sekalian sangat diharapkan.

Berikut biodata Ahmad
Nama : Ahmad Hardiawan
Umur : 6 Tahun
Alamat : Pancordao Desa Aik Dareq Kecamatan Batukliang Kab. LOMBOK TENGAH

Ayah : Abdurrahman
Pekerjaan : Buruh
Pendidikan : Tidak Tamat SD.

Terima Kasih kami ucapkan kepada semua relawan, para donatur dan semua pihak atas bantuan untuk dek Ahmad. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan membantu meringankan beban dek Ahmad beserta keluarga.

Bagi teman-teman dan semua pihak yg ingin membantu dek Ahmad via Rekening bisa melalui Rekening Pmia Chapter Lombok Bank Mandiri Syariah: 7102405689 a.n Fitriah.
Salam Bergerak, Berbagi, Menginspirasi.
www.pejuangmudaindonesia.com
Kontak:087765005399

2

4

Ahmad

dana

RS

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS In Action : Penyerahan Donasi Untuk Hamdi

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS In Action : Penyerahan Donasi Untuk Hamdi, Dusun Tutuk, Desa JerowÄ—aru, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur.

Alhamdulillahirobbilalamin, Pejuang Muda Indonesia telah menyalurkan donasi dari para Donatur untuk adik kita Muhammad Hamdi (11) pengidap kanker kulit (Minggu, 5/11/2017).

Dek Hamdi adalah anak pertama dari dua bersaudara. Ibu dan Ayahnya bekerja sebagai buruh tani. Meskipun sakit, dek Hamdi tetap bersemangat dalam menjalani kesehariannya, bahkan ketika ditinggal bekerja oleh kedua orang tuanya ia tetap semangat dan mandiri untuk mengurusi dirinya sendiri.

Semoga kondisi dek Hamdi dapat menginspirasi kita semua yg tetap semangat meskipun dalam keterbatasan.

Terima kasih kami ucapkan kepada semua teman-teman donatur dan para Relawan yg telah membantu adik kita. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan, kasih sayang dan kesuksesan serta kelancaran rezeki. Aamiin Ya Robbal Alamin.

Bergerak, Berbagi, Menginspirasi
www.pejuangmudaindonesia.com
@pejuangmudaindonesia

Lombok

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone