Tag Archives: jogja berbagi

SAS In Action #42 : Hafara Yang Luar Biasa!

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS In Action #42
(24/07/2016)
(Brajan RT 08, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta)

Alhamdulillah ala kuli hal, di action kali ini kami berkesempatan untuk silaturahmi ke salah satu panti sosial yang ada di Jogja, yaitu Panti Hafara. Panti ini luar biasa kerennya karena panti ini mungkin berbeda dengan panti-panti yang lainnya. Mengapa berbeda?

Dari website panti hafara sudah jelas tertera informasi lengkapnya (www.pantihafara.com) dan yang membedakan dengan panti lainnya yaitu di program Panti Sosial Pondok Dhuafa (PSPD) : Pelayanan dan pembinaan dalam Panti Sosial Pondok Dhuafa (PSPD) diperuntukan kepada rekan-rekan pasca gepeng (gelandangan-pengemis) yang tidak memiliki tempat mukim serta kecakapan tetapi berkeinginan untuk meninggalkan dunia jalanan, Panti Hafara siap menerima dan memfasilitasi dengan pelatihan-pelatihan keterampilan. Sistem pembinaan dan pemberdayaan yang diterapkan dalam Panti Sosial Pondok Dhuafa (PSPD) Hafara adalah sistem pemondokan seperti pada pondok-pesantren dengan syarat “kontrak-sosial” ketika rekan-rekan pasca gepeng (gelandangan-pengemis) telah masuk kedalam panti, mereka tidak boleh lagi turun kejalan dan harus ikut berpartisipasi dalam usaha-usaha ekonomi produktif yang dikembangkan Panti Hafara. 
Selain itu ada program Panti Rehabilitasi Gangguan Kejiwaan/Psikotik : seiring berjalannya waktu Panti Hafara kini telah dapat melakukan pelayanan pembinaan dan rehabilitasi kepada penderita gangguan kejiwaan/mental (psikotik) secara mandiri dalam Panti Rehabilitasi Gangguan Kejiwaan/Psikotik.

Jadi, salah satu fokus kegiatan panti Hafara adalah melakukan pembinaan terhadap orang orang yang jiwanya terganggu. Maka tidak kaget ketika kami memasuki komplek panti hafara, ada kegiatan menarik yang terlihat di pendopo utama panti. Ada banyak bapak, ibu yang menderita gangguan jiwa sedang berkumpul untuk mengikuti program-program harian di Panti. Ada menyanyi, melafalkan surat-surat pendek Al Qur’an, menari dan lain sebagainya. Pemandangan tersebut membuat kami terpana. Membuat kami takjub dengan keadaan yang jarang sekali kami temui selama ini.

Ketika kami semakin mendekat dan berinteraksi dengan mereka, hati semakin iba melihat kondisi mereka. Ada yang memberikan senyum meringis kepada kami, ada pula yang memandang dengan tatapan kosong, ada yang melamun bahkan ada yang tertidur. Bisa dibayangkan, betapa tulus dan kuatnya para relawan pengajar para pasien di Hafara. Membimbing orang normal saja kadang sulit, apalagi kalau harus mengajar orang dengan gangguan jiwa. Sangat membutuhkan proses yang panjang lengkap dengan ketulusan dan kesabaran. Kami pun kagum dengan mereka.

Di panti hafara, kami benar-benar menyaksikan dengan mata kepala kami sendiri, bahwa ternyata ada panti yang luar biasa merawat mereka yang notabene sangat jauh berbeda dengan orang normal lainnya. Mereka adalah orang orang yang jiwanya terganggu yang kemudian dirawat oleh panti ini.

Setelah mengobrol dengan pengurus, kami bertemu dengan seorang anak yang idiot, dan penjelasan dari pengurus anak tersebut berasal dari pelosok Bantul, berasal dari keluarga miskin dan terkadang memakan benda benda yang tidak lazim seperti sandal. Astagfirullah…

Ada pula, gadis remaja yang ternyata dulu adalah anak berprestasi di salah satu SMA terbaik di kota Jogja, namun akhirnya jiwanya stress karena suatu hal dan di rawat di panti Hafara. Ia hanya duduk diam tertunduk. Tidak mau berbicara kepada siapapun. Dari penuturan pengurus, dia hanya mau berkomunikasi dengan teman teman yang sudah ia kenal, seperti teman SMP/SMA.

Itu baru cerita dari dua orang pasien di Panti Hafara. Belum lagi cerita dari pasien lainnya. MasyaAllah T.T

Kami pun berkesempatan berkeliling komplek panti, ada banyak pondok-pondok yang didirikan dan digunakan untuk ruang tidur, dapur, kantor, mushola, kamar mandi, dan lain sebagainya.

Kami juga berkesempatan bertemu dengan ketua yayasan (Pak Yanto), beliau menuturkan ada sekitar 100 orang yang dirawat di Panti Hafara ini. 70 orang yang menderita gangguan jiwa, yang lainnya anak dan lansia terlantar. Anak anak tersebut juga disekolahkan oleh pihak panti. Selain itu, panti hafara juga mempunyai program pengurusan jenazah gelandang, pengemis maupun orang dengan gangguan jiwa yang terlantar di jalan. Bahkan, mereka pernah mengurusi jenazah yang mohon maaf (kondisinya tidak lengkap, tidak ada kepala). Ya Allah, mendengar penjelasan Pak Yanto membuat kami sedih, iba sekaligus bersyukur dengan keadaan yang kami miliki dan semakin bersemangat untuk terus berbuat kebaikan. Hafara mengajarkan kepada kami bahwa gelandangan, pengemis dan orang gila juga sama seperti kita yaitu manusia. Hanya saja akal dan jiwanya sudah terganggu. Kadang kita takut dan acuh dengan mereka. Namun sejatinya, mereka butuh pembinaan dan uluran tangan dari kita yang memiliki fisik dan normal.

Alhamdulillah, Pejuang menyalurkan bantuan berupa dua paket sembako yang berisi bahan bahan pangan pokok, kebutuhan makan, mandi yang bisa digunakan sehari-hari oleh para pasien. Mari doakan semoga seluruh pasien bisa sembuh, anak anak bisa bersekolah sampai menjadi orang sukses dan semoga panti ini bisa terus mendapat keberkahan dari Allah. Semoga para pengurus, relawan, donatur, masyarakat dan semua pihak yang membantu mendapatkan pahala dari Allah. Aamiin Ya Robbal Alamin.

Ini aksi kami, mana aksi kamu?
Bergabunglah dengan keluarga besar Pejuang Muda Indonesia
f : Pejuang Muda Indonesia
t : @pejuangmudaind
ig : @pejuangmudaindonesia
w: www.pejuangmudaindonesia.com
Salurkan donasimu melalui rekening PMIA dengan nomor rek. 709 011 4381 (Bank Syariah Mandiri an Ratih Kartika). Konfirmasi : 089678829945 (SMS/WA)

Jangan lupa share dan comment ya :)

Pejuang Muda Indonesia
Bergerak, Berbagi, Menginspirasi!

SI_20160727_080704

IMG-20160724-WA0020

IMG-20160724-WA0022

IMG-20160724-WA0025

IMG-20160724-WA0027

IMG-20160724-WA0029

IMG-20160724-WA0032

IMG-20160724-WA0036

IMG-20160724-WA0057

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS In Action #40 : Sahur On The Road With SAS

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS In Action #40
(19/06/2016)
(Sahur On The Road Sekitar Tugu, Malioboro dan Alun-Alun Utara)

Alhamdulillahirobbilalamin, di Action ke #40 agak sedikit berbeda dengan action-action sebelumnya. Kali ini kami mengadakan SOTR (Sahur On The Road) untuk menambah semarak dan kebarokahan Bulan Suci Ramadhan 1437 H. Alhamdulillah, tersalurkan 120 paket nasi bungkus kepada para tunawisma, tukang becak dan beberapa penjual di Pasar Beringharjo yang sudah beraktivitas sejak pukul 02.30 . Terimakasih kepada para donatur dan relawan SAS yang telah berkontribusi bersama. Semoga Allah membalas berlipat -lipat.

Mari kita doakan semoga di bulan Ramadhan ini, kita semua mendapat ampunan dan ridhoNya, mendapat peningkatan ibadah sehingga bisa menjadi pribadi yang lebih baik di bulan-bulan ke depan Aamiin Ya Robbal Alamin.

SAS
Bergerak, Berbagi, Menginspirasi
F : Sedekah Apa Saja
T : @sedekahapasaja
Ig : @sedekahapasaja
www.sedekahapasaja.com

WhatsApp-Image-20160619

WhatsApp-Image-20160619 (1)

IMG-20160618-WA0004

IMG-20160619-WA0000

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS In Action #37 : Berdamai Dengan Si Jago Merah

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS In Action #37
(29 Mei 2016)
(Girikerto, Turi, Sleman)

Kami mengunjungi sebuah keluarga sederhana, rekomendasi dari teman teman @giritarunabakti
Beliau adalah Ibu Ngatinem (45). Seorang ibu rumah tangga, mempunyai dua orang anak yang bersekolah di tingkat SD dan SMP.
Suami beliau bernama Pak Amanu. Bekerja sebagai buruh kebun (tukang bersih-bersih kebun salak) dengan penghasilan tidak menentu

Mereka salah satu keluarga tidak mampu di daerah Girikerto. Dahulu, rumah mereka terkena musibah kebakaran pukul 8 malam di tahun 2013. Kebakaran tersebut disinyalir akibat hubungan pendek arus listrik.
Dari kejadian tersebut, seisi rumah habis dilalap api, tak tersisa. Harta, benda mereka tidak bisa diselamatkan semuanya. Keluarga pun dirundung duka.

Beruntungnya, para tetangga dan donatur tergerak hatinya untuk patungan membangun rumah mereka kembali. .
Kini, Pak Amanu, Bu Ngatinem dan keluarga masih berproses menata hidup mereka kembali. Pejuang SAS memberikan bantuan berupa uang tunai untuk kebutuhan sehari-hari.
Mari doakan semoga mereka diberikan kesehatan, kekuatan, kelancaran rejeki dan keselamatan dunia akhirat Aamiin Ya Robbal Alamin

Ini aksi kami, mana aksi kamu?
F : Sedekah Apa Saja
T : @sedekahapasaja
Ig : @sedekahapasaja
www.sedekahapasaja.com
Donasi : 709 011 4381 ( Bank Syariah Mandiri an Ratih Kartika)
Konfirmasi : 089678829945

Semoga Allah memudahkan langkah dan niat kita semua membantu mereka yang membutuhkan Aamiin

SAS
BERGERAK, BERBAGI, MENGINSPIRASI!!!
Capturek

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS On Action #34 FNY For Aleppo! Save Suriah!

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS On Action #34
(7-8/5/2016)
(Monumen Umum Serangan 1 Maret, Titik 0 KM, Malioboro)

#FNYForAleppo! #SaveSuriah!

Bersamaan dengan acara Festival Nasyid Yogyakarta 2016 yang diadakan oleh Asosiasi Nasyid Nusantara Wilayah Jogja dan Dinas Parisiwisata DIY, maka SAS pun tidak melewatkan kesempatan ini. Kami mengadakan galang dana untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang berjuang di negeri Suriah.

Galang dana dilakukan sepanjang acara FNY 2016, sembari mendengarkan musik musik Islami, Pejuang SAS turun ke jalan, membagikan stiker #FNYForAleppo, #SaveSuriah dan membawa kardus tempat donasi.

Alhamdulillah, Allah menggerakan hati setiap manusia. Dalam dua hari penyelenggaraan FNY 2016 dan donasi dari pihak lain setelah FNY 2016, kami berhasil mengumpulkan uang sejumlah Rp 2.025.300 Alhamdulillah.

Uang tersebut kemudian kami salurkan ke Teras Dakwah, Yogyakarta dan akan ditindaklanjuti ke Sahabat Suriah.

Terimakasih kepada Dinpar DIY, ANN Jogja, Panitia FNY 2016, Pejuang SAS dan pihak pihak yang telah membantu dan memberikan donasinya, semoga menjadi amal jariyah bagi kita semua, pendekat surga dan penyelamat dunia akhirat bagi kita sekeluarga Aamiin. Mari kita doakan pula, semoga Allah memberikan kekuatan untuk saudara-saudara kita di Suriah, semoga bom-bom, rudal dan peluru peluru tidak mengurangi keberanian mereka, semakin membuat mereka semangat menghafal Al Qur’an dan berjuang di jalanNya Aamiin Ya Robbal Alamin.

Ini aksiku, mana aksimu?
Terus ikuti perkembangan kami
F: Sedekah Apa Saja
T : @sedekahapasaja
ig : @sedekahapasaja
www.sedekahapasaja.com
Donasi : 709 011 4381 (Bank Syariah Mandiri an Ratih Kartika)
Konfirmasi: 089678829945

-Sedekah Apa Saja-
Bergerak, Berbagi, Menginspirasi
IMG_20160506_104140_HDR_1462506271127 (1)

IMG_20160508_132708_HDR

IMG_20160508_132903_HDR

IMG_20160508_133542_HDR

SI_20160508_220333

IMG_20160508_085128

IMG-20160517-WA0006

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS On Action #33 Anugerah Umur Panjang Mbah Marto Surip

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS On Action #33
(1/5/2016)
(Bojong, Karangasem, Imogiri, Bantul)

Sahabat SAS kita kali ini adalah Mbah Marto Surip (Janda, 95 tahun). Beliau memiliki 3 anak dan semuanya sudah berkeluarga. Mbah Marto Surip sedang sakit “sepuh”, penglihatan dan pendengaran beliau sudah sangat berkurang.

Mbah Marto Surip tidak bisa melakukan kegiatan sehari-hari, beliau hanya bisa terkulai lemah diatas tempat tidurnya. Segala kegiatan MCK dilakukan di atas tempat tidur, tak heran ketika kami menyambangi kamar beliau, kami mencium bau yang cukup menyengat. Walau dalam keterbatasan, secara bergantian, anak anak dan menantunya merawat beliau.

Mbah Marto dikaruniai umur yang panjang dan setelah ngobrol bersama menantu beliau, ternyata kami mendapat informasi bahwa Mbah Marto adalah orang tertua di desa tersebut. Dimana orang orang yang seumuran dengan beliau sudah tidak ada lagi (meninggal), MasyaAllah.

Pejuang SAS memberikan bantuan berupa uang tunai yang bisa digunakan untuk keperluan berobat/kebutuhan sehari-hari.

Mari doakan semoga Mbah Marto Surip dan keluarga diberikan yang terbaik oleh Allah Aamiin Aamiin Ya Robbal Alamin.

Ini aksiku, mana aksimu?
Terus ikuti perkembangan kami
F: Sedekah Apa Saja
T : @sedekahapasaja
ig : @sedekahapasaja
www.sedekahapasaja.com
Donasi : 709 011 4381 (Bank Syariah Mandiri an Ratih Kartika)
Konfirmasi: 089678829945

-Sedekah Apa Saja-
Bergerak, Berbagi, Menginspirasi

IMG-20160501-WA0030

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS On Action #31 Cerita Cinta Bersama Mbah Zawalisah

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS On Action #31
(24/04/2016)
(Ngampilan, Jogjakarta)

Alhamdulillah, SAS berpartisipasi dalam acara Penutupan KKN semester khusus kelompok 27 UNY yang juga di semarakan dengan pengobatan gratis dan acara donor darah. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya antrean dalam acara tersebut.

SAS menjadi salah satu pendukung acara dalam kegiatan tersebut. Kami ikut melayani warga dalam donor darah, pengobatan gratis dan pembagian doorprize. Acara berlangsung meriah dan semarak. Pemuda pemudi, anak anak sampai lansia merasa senang dengan adanya rangkaian kegiatan tersebut.

Bentuk dukungan dari SAS lainnya yaitu memberikan bantuan kepada salah satu warga desa tersebut. Dari rekomendasi pejabat desa setempat, dalam hal ini Pak RT merekomendasikan penerima bantuan adalah Mbah Zawalisah. Beliau adalah warga asli desa tersebut, hidup di rumah yang sederhana, tidak bekerja dan hidup dari bantuan tetangga.

Mbah Zawalisah berumur 75 tahun. Menurut penuturan Mbah dan Pak RT kepada kami, beliau melalui perjuangan panjang sampai sekarang. Beliau mempunyai riwayat penyakit yang cukup banyak. Diantaranya kanker payudara sehingga harus dioperasi dan menjalani sejumlah kemoterapi. Selain itu, Mbah Zawalisah juga pernah menderita penyakit tumor dan pernah mengalami kecelakaan sehingga menyebabkan kakinya patah sehingga sampai sekarang platina masih berada di dalam tubuhnya. Perjuangan tersebut beliau jalani bersama suami beliau yang kini terkena penyakit stroke dan hanya bisa terbaring lemah di dalam kamar beliau. Setiap 5 menit sekali, sang suami berkata “minum….minum”. Mengisyaratkan bahwa beliau haus. Dengan jalan tertatih tatih pun Mbah Zawalisah senantiasa setia dan berusaha memberikan yang terbaik untuk suaminya. Laki-laki yang telah menikahinya, membesarkan 2 orang anak dan melewati berbagai ujian bersama.

Ironisnya, kedua anak beliau entah pergi kemana. Mereka tidak merawat Mbah Zawalisah dan suami. Sungguh, semoga mereka diberikan hidayah sehingga bisa kembali merawat orangtua mereka dengan baik seperti ketika mereka di rawat dan dibesarkan dengan penuh kasih sayang.

Pejuang SAS memberikan bantuan berupa uang tunai. Mari doakan semoga Mbah dan suami diberikan kesehatan, kelancaran rizki, kebarokahan hidup dan keselamatan dunia akhirat Aamiin..

Terus ikuti perkembangan kami
f : Sedekah Apa Saja
t : @sedekahapasaja
ig: @sedekahapasaja
www.sedekahapasaja.com
DOnasi : no.rek 709 011 4381 (BSM an Ratih Kartika)
Konfirmasi : 089678829945

Sedekah Apa Saja
-Bergerak, Berbagi, Menginspirasi-
IMG-20160428-WA0015

IMG-20160426-WA0013

IMG-20160426-WA0018 (1)

IMG-20160428-WA0014

IMG-20160428-WA0015

IMG-20160428-WA0016

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone