Tag Archives: jogja peduli

SAS In Action #37 : Berdamai Dengan Si Jago Merah

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS In Action #37
(29 Mei 2016)
(Girikerto, Turi, Sleman)

Kami mengunjungi sebuah keluarga sederhana, rekomendasi dari teman teman @giritarunabakti
Beliau adalah Ibu Ngatinem (45). Seorang ibu rumah tangga, mempunyai dua orang anak yang bersekolah di tingkat SD dan SMP.
Suami beliau bernama Pak Amanu. Bekerja sebagai buruh kebun (tukang bersih-bersih kebun salak) dengan penghasilan tidak menentu

Mereka salah satu keluarga tidak mampu di daerah Girikerto. Dahulu, rumah mereka terkena musibah kebakaran pukul 8 malam di tahun 2013. Kebakaran tersebut disinyalir akibat hubungan pendek arus listrik.
Dari kejadian tersebut, seisi rumah habis dilalap api, tak tersisa. Harta, benda mereka tidak bisa diselamatkan semuanya. Keluarga pun dirundung duka.

Beruntungnya, para tetangga dan donatur tergerak hatinya untuk patungan membangun rumah mereka kembali. .
Kini, Pak Amanu, Bu Ngatinem dan keluarga masih berproses menata hidup mereka kembali. Pejuang SAS memberikan bantuan berupa uang tunai untuk kebutuhan sehari-hari.
Mari doakan semoga mereka diberikan kesehatan, kekuatan, kelancaran rejeki dan keselamatan dunia akhirat Aamiin Ya Robbal Alamin

Ini aksi kami, mana aksi kamu?
F : Sedekah Apa Saja
T : @sedekahapasaja
Ig : @sedekahapasaja
www.sedekahapasaja.com
Donasi : 709 011 4381 ( Bank Syariah Mandiri an Ratih Kartika)
Konfirmasi : 089678829945

Semoga Allah memudahkan langkah dan niat kita semua membantu mereka yang membutuhkan Aamiin

SAS
BERGERAK, BERBAGI, MENGINSPIRASI!!!
Capturek

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS In Action #35 Kisah Inspiratif dari Sudut Kota Bantul

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS On Action #35
(14/5/2016)
(Kergan, Tirtomulyo, Samas, Bantul)

Sahabat SAS kita kali ini adalah Pak Sarjiyo (43 tahun) dan Ibu Sulistiyani (40 tahun). Cerita beliau sungguh luar biasa. Mereka adalah sepasang suami istri dengan ekonomi menengah ke bawah. Mempunyai 4 anak, anak pertama (laki-laki) sudah berkeluarga dan tidak terlalu mengurus bapak dan ibunya yang sedang sakit. Anak ke dua bernama Wanda (1 SMP), Niko dan Salma yang masih SD. Alhamdulillah, walau Pak Jiyo dan Bu Sulis sedih karena anak pertamanya tidak merawat dan menjenguk, Wanda dan adik-adiknya mampu merawat dan memberikan perhatian yang baik sampai sekarang. Merekalah yang menjadi kekuatan Pak Jiyo dan Bu Sulis.

Pak Sarjiyo menderita syaraf tulang belakang yang terjepit karena beberapa tahun yang lalu sempat jatuh terpeleset. Ternyata dampaknya baru terasa sekarang. Alhasil, beliau tidak bisa berjalan dan melakukan kegiatan seperti biasa. Dikatakan oleh dokter, pilihannya adalah operasi atau kalau tidak, lumpuh selamanya. Lantas, Pak Sarjiyo pun mengambil keputusan operasi pada 23 Maret silam. Operasi dimulai pukul 11.00-16.00 WIB, operasi ini termasuk operasi besar. Tubuh Pak Jiyo dipasang 4 pen agar tulangnya bisa tegak berdiri. Setelah operasi selesai, pak Jiyo mencoba menggerakkan sedikit kaki nya dan Alhamdulillah bisa bergerak. Beliau sangat bahagia bisa menggerakkan kaki, tutur beliau.

Pasca operasi dan perawatan, Pak Jiyo sekarang masih dalam proses pemulihan. Beliau selalu memakai korset dan meminum obat-obat yang disarankan dokter. Alhamdulillah, Pak Sarjiyo sudah terdaftar dalam BPJS sehingga biaya operasi gratis, dan setelah ditelisik kalau tidak ada BPJS, total uang yang harus dibayarkan sejumlah Rp 34.000.000. MasyaAllah.

Ujian belum berhenti sampai disitu, istri Pak Jiyo, Bu Sulis terkena stroke Desember tahun lalu. Tiba tiba demam, dan bagian tubuh sebelah kanan tidak bisa digerakan. Bahkan, untuk berbicara pun sulit. Jadi, selama proses pengobatan sampai operasi Pak Jiyo, sang Istri pun menjalani pengobatan.

Sebelum sakit, pak Jiyo berprofesi sebagai tukang tambal ban sepeda. Penghasilannya tidak seberapa, dan setelah sakit beliau tidak bisa bekerja dan mengandalkan biaya dari bantuan/donasi dari orang lain. Beruntung ada program BOS, sehingga anak-anak bisa bersekolah secara gratis, walau masih menunggak untuk uang buku dan yang lainnya sehingga hal tersebut bisa meringankan beban hidup pak Jiyo dan bu Sulis.

Sekarang Pak Jiyo masih dalam proses pemulihan, istrinya pun sama. Alhamdulillah tangan kanan sudah 85% bisa digerakkan, Bu Sulis msih terus terapi sampai bisa sembuh seperti semula.

Pejuang SAS memberikan bantuan berupa uang tunai. Mari doakan semoga Pak Jiyo dan keluarga diberikan kekuatan, kesehatan selalu Aamiin.

Dari Pak Jiyo dan keluarga kita belajar, bahwa apapun yang terjadi, harus tetap bersyukur. Hidup bukan hanya untuk mengeluh.

Ini aksiku, mana aksimu?
Terus ikuti perkembangan kami
F: Sedekah Apa Saja
T : @sedekahapasaja
ig : @sedekahapasaja
www.sedekahapasaja.com
Donasi : 709 011 4381 (Bank Syariah Mandiri an Ratih Kartika)
Konfirmasi: 089678829945

-Sedekah Apa Saja-
Bergerak, Berbagi, Menginspirasi
IMG_20160515_095149_HDR

IMG_20160515_095208_HDR

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS On Action #34 FNY For Aleppo! Save Suriah!

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS On Action #34
(7-8/5/2016)
(Monumen Umum Serangan 1 Maret, Titik 0 KM, Malioboro)

#FNYForAleppo! #SaveSuriah!

Bersamaan dengan acara Festival Nasyid Yogyakarta 2016 yang diadakan oleh Asosiasi Nasyid Nusantara Wilayah Jogja dan Dinas Parisiwisata DIY, maka SAS pun tidak melewatkan kesempatan ini. Kami mengadakan galang dana untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang berjuang di negeri Suriah.

Galang dana dilakukan sepanjang acara FNY 2016, sembari mendengarkan musik musik Islami, Pejuang SAS turun ke jalan, membagikan stiker #FNYForAleppo, #SaveSuriah dan membawa kardus tempat donasi.

Alhamdulillah, Allah menggerakan hati setiap manusia. Dalam dua hari penyelenggaraan FNY 2016 dan donasi dari pihak lain setelah FNY 2016, kami berhasil mengumpulkan uang sejumlah Rp 2.025.300 Alhamdulillah.

Uang tersebut kemudian kami salurkan ke Teras Dakwah, Yogyakarta dan akan ditindaklanjuti ke Sahabat Suriah.

Terimakasih kepada Dinpar DIY, ANN Jogja, Panitia FNY 2016, Pejuang SAS dan pihak pihak yang telah membantu dan memberikan donasinya, semoga menjadi amal jariyah bagi kita semua, pendekat surga dan penyelamat dunia akhirat bagi kita sekeluarga Aamiin. Mari kita doakan pula, semoga Allah memberikan kekuatan untuk saudara-saudara kita di Suriah, semoga bom-bom, rudal dan peluru peluru tidak mengurangi keberanian mereka, semakin membuat mereka semangat menghafal Al Qur’an dan berjuang di jalanNya Aamiin Ya Robbal Alamin.

Ini aksiku, mana aksimu?
Terus ikuti perkembangan kami
F: Sedekah Apa Saja
T : @sedekahapasaja
ig : @sedekahapasaja
www.sedekahapasaja.com
Donasi : 709 011 4381 (Bank Syariah Mandiri an Ratih Kartika)
Konfirmasi: 089678829945

-Sedekah Apa Saja-
Bergerak, Berbagi, Menginspirasi
IMG_20160506_104140_HDR_1462506271127 (1)

IMG_20160508_132708_HDR

IMG_20160508_132903_HDR

IMG_20160508_133542_HDR

SI_20160508_220333

IMG_20160508_085128

IMG-20160517-WA0006

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS On Action #33 Anugerah Umur Panjang Mbah Marto Surip

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS On Action #33
(1/5/2016)
(Bojong, Karangasem, Imogiri, Bantul)

Sahabat SAS kita kali ini adalah Mbah Marto Surip (Janda, 95 tahun). Beliau memiliki 3 anak dan semuanya sudah berkeluarga. Mbah Marto Surip sedang sakit “sepuh”, penglihatan dan pendengaran beliau sudah sangat berkurang.

Mbah Marto Surip tidak bisa melakukan kegiatan sehari-hari, beliau hanya bisa terkulai lemah diatas tempat tidurnya. Segala kegiatan MCK dilakukan di atas tempat tidur, tak heran ketika kami menyambangi kamar beliau, kami mencium bau yang cukup menyengat. Walau dalam keterbatasan, secara bergantian, anak anak dan menantunya merawat beliau.

Mbah Marto dikaruniai umur yang panjang dan setelah ngobrol bersama menantu beliau, ternyata kami mendapat informasi bahwa Mbah Marto adalah orang tertua di desa tersebut. Dimana orang orang yang seumuran dengan beliau sudah tidak ada lagi (meninggal), MasyaAllah.

Pejuang SAS memberikan bantuan berupa uang tunai yang bisa digunakan untuk keperluan berobat/kebutuhan sehari-hari.

Mari doakan semoga Mbah Marto Surip dan keluarga diberikan yang terbaik oleh Allah Aamiin Aamiin Ya Robbal Alamin.

Ini aksiku, mana aksimu?
Terus ikuti perkembangan kami
F: Sedekah Apa Saja
T : @sedekahapasaja
ig : @sedekahapasaja
www.sedekahapasaja.com
Donasi : 709 011 4381 (Bank Syariah Mandiri an Ratih Kartika)
Konfirmasi: 089678829945

-Sedekah Apa Saja-
Bergerak, Berbagi, Menginspirasi

IMG-20160501-WA0030

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone