Tag Archives: sas on action

SAS In Action #39 : Sosok Ayah Dan Ibu Dalam Satu Raga

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS In Action #39
(12/02/2016)
(Surokarsan, Tamansiswa, Yogyakarta)

Adalah Pak Ipung Purwanto (50 tahun) yang menjadi sahabat SAS kita kali ini. Beliau adalah ayah dari 5 orang anak. Anak yang pertama bernama Laras Lestari (kelas 2 SMK), anak yang kedua telah meninggal pada tahun 2006 ketika gempa Jogja, anak yang ketiga bernama Adri Purwanto (Kelas 1 SD), kemudian Ferdi Lilik Purwanto (TK) dan anak yang terakhir juga telah meninggal ketika bayi.

Pak Ipung bekerja sebagai kuli angkut di jasa angkut yang biasa kita temui di jalan-jalan, dengan penghasilan yang bisa dikatakan menengah ke bawah. Beliau tinggal di tempat yang kurang layak dikatakan sebagai rumah. Bisa dlihat di dalam foto keadaan rumah Pak Ipung. Satu lorong panjang yang di dalamnya ada kamar mandi, tempat tidur yang juga ruang tamu dan ruang TV. Tidak ada dapur dan rumah tersebut sangat memprihatinkan tingkat kebersihan dan tembok-temboknya pun juga sudah retak. Belum lagi ketika hujan, keluarga ini hanya bisa pasrah karena bocor dimana-dimana. Rumah yang sempit itu pun semakin terhimpit.

Istri Pak Ipung sudah lama meninggal. Dalam penuturannya, ketika baru melahirkan Almh. menderita penyakit chikunguya dan pernah menginjak air kencing tikus yang sudah kering sehingga terinfeksi sampai akhirnya tidak tertolong. Tidak lama setelah sang bayi meninggal, sang ibu pun menyusulnya.

Bayangkan, bagaimana perjuangan Pak Ipung beserta anak-anak. Beliau harus menjadi sosok ayah dan ibu yang bisa membimbing anak-anaknya agar bisa sukses di kemudian hari. Dalam penuturannya, Pak Ipung juga kadang tidak bisa mengontrol anak-anak karena terkadang beliau pulang larut karena harus mengantar barang-barang ke luar kota. Bayangkan membesarkan anak-anak tanpa seorang istri, bekerja keras ke sana kemari, betapa repot dan pusingnya.

Relawan SAS menyalurkan bantuan berupa uang tunai Rp 100.000, paket beras dan makanan untuk keluarga Pak Ipung.

Mari doakan semoga Pak Ipung dan keluarga diberikan kesehatan, kekuatan dan kelancaran rizki serta kekuatan iman dan Islam agar selalu berjalan di jalan lurusNya Aamiin Ya Robbal Alamin.

Terus ikuti perkembangan dan bergabunglah bersama kami
f : Sedekah Apa Saja
t: @sedekahapasaja
ig : @sedekahapasaja
Donasi : BSM no.rek 709 011 4381 (an Ratih Kartika) kode 451
SMS : 089678829945

Bergerak, Berbagi, Menginspirasi !!!

IMG-20160615-WA0016

IMG-20160615-WA0020

IMG-20160615-WA0021

IMG-20160615-WA0022

SAS On Action #39

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS On Action #36 Tiada Kata Lain Selain Bersyukur dan Semangat

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS On Action #36
(22/05/2016)
(Karangkopek Kulon, Ngluwar, Magelang)

Alhamdulillah, SAS On Action kali ini kami mengunjungi kota sebelah, kota sejuta bunga, yaitu Magelang. Ada salah satu sahabat yang merekomendasikan keluarga yang membutuhkan bantuan.

Adalah keluarga Pak Basori (65 tahun) dan Bu Basori (66 tahun). Mereka adalah keluarga kurang mampu. Rumah mereka sangat sederhana, beralas tanah dan banyak benda berserakan di sekitar rumah dan setelah ditelisik, ternyata rumah tersebut adalah rumah yang dibangun dari dana bantuan desa karena Pak Basori tidak memiliki cukup uang untuk membangun rumah.

Kondisi Pak Basori tidak memiliki kaki sempurna (cacat) karena kaki kiri beliau di amputasi setelah 4 tahun silam (2012) beliau mengalami kecelakaan setelah terjatuh dari pohon ketika bekerja. Dahulu, beliau adalah seorang buruh dan petani serabutan dan setelah di amputasi kini beliau membuat anyaman bambu. Beliau tidak ingin berpangku tangan, maka dari itu beliau terus berusaha semangat semaksimal mungkin bekerja walau hanya dengan membuat anyaman.

Di sisi lain, beliau memiliki 4 orang anak. Sebeneranya ada 6 anak namun 2 diantaranya telah meninggal dunia. Dari 4 anak yang lain, salah satu diantara anaknya dalam keadaan tidak waras (sejak 12 tahun yang lalu), yang lainnya janda beranak dua dan yang lain bekerja. Begitulah kira-kira deskripsi keluarga Pak Basori.

Pejuang SAS menyalurkan donasi berupa uang tunai kepada keluarga Pak Basori. Lagi-lagi kita diberikan pelajaran oleh Pak Basori dan keluarga bahwa setiap manusia memiliki tantangan dan ujiannya masing-masing. Mereka mengajarkan bahwa manusia harus banyak banyak bersyukur atas apapun yang Allah berikan kepada kita. Apa jadinya kalau Pak Basori adalah ayah kita? Apa jadinya kalau keluarga tersebut adalah keluarga kita? Sanggupkah kita menerima keadaan tersebut? Wallahualam bishowab.

Mari doakan semoga Allah memberikan kekuatan, kesehatan dan kelancaran rizki untuk Pak Basori dan keluarga Aamiin Aamiin Ya Robbal Alamin.

Terus ikuti perkembangan kami dan jadilah keluarga besar SAS
f : Sedekah Apa Saja
t : @sedekahapasaja
ig : @sedekahapasaja
www.sedekahapasaja.com
Donasi : no.rek SAS : 709 011 4381 (an Ratih Kartika)
KOnfirmasi : 089678829945

SAS
Bergerak, Berbagi, Menginspirasi!

IMG_20160522_083325_HDR[1]

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS On Action #34 FNY For Aleppo! Save Suriah!

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS On Action #34
(7-8/5/2016)
(Monumen Umum Serangan 1 Maret, Titik 0 KM, Malioboro)

#FNYForAleppo! #SaveSuriah!

Bersamaan dengan acara Festival Nasyid Yogyakarta 2016 yang diadakan oleh Asosiasi Nasyid Nusantara Wilayah Jogja dan Dinas Parisiwisata DIY, maka SAS pun tidak melewatkan kesempatan ini. Kami mengadakan galang dana untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang berjuang di negeri Suriah.

Galang dana dilakukan sepanjang acara FNY 2016, sembari mendengarkan musik musik Islami, Pejuang SAS turun ke jalan, membagikan stiker #FNYForAleppo, #SaveSuriah dan membawa kardus tempat donasi.

Alhamdulillah, Allah menggerakan hati setiap manusia. Dalam dua hari penyelenggaraan FNY 2016 dan donasi dari pihak lain setelah FNY 2016, kami berhasil mengumpulkan uang sejumlah Rp 2.025.300 Alhamdulillah.

Uang tersebut kemudian kami salurkan ke Teras Dakwah, Yogyakarta dan akan ditindaklanjuti ke Sahabat Suriah.

Terimakasih kepada Dinpar DIY, ANN Jogja, Panitia FNY 2016, Pejuang SAS dan pihak pihak yang telah membantu dan memberikan donasinya, semoga menjadi amal jariyah bagi kita semua, pendekat surga dan penyelamat dunia akhirat bagi kita sekeluarga Aamiin. Mari kita doakan pula, semoga Allah memberikan kekuatan untuk saudara-saudara kita di Suriah, semoga bom-bom, rudal dan peluru peluru tidak mengurangi keberanian mereka, semakin membuat mereka semangat menghafal Al Qur’an dan berjuang di jalanNya Aamiin Ya Robbal Alamin.

Ini aksiku, mana aksimu?
Terus ikuti perkembangan kami
F: Sedekah Apa Saja
T : @sedekahapasaja
ig : @sedekahapasaja
www.sedekahapasaja.com
Donasi : 709 011 4381 (Bank Syariah Mandiri an Ratih Kartika)
Konfirmasi: 089678829945

-Sedekah Apa Saja-
Bergerak, Berbagi, Menginspirasi
IMG_20160506_104140_HDR_1462506271127 (1)

IMG_20160508_132708_HDR

IMG_20160508_132903_HDR

IMG_20160508_133542_HDR

SI_20160508_220333

IMG_20160508_085128

IMG-20160517-WA0006

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS On Action #33 Anugerah Umur Panjang Mbah Marto Surip

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone

SAS On Action #33
(1/5/2016)
(Bojong, Karangasem, Imogiri, Bantul)

Sahabat SAS kita kali ini adalah Mbah Marto Surip (Janda, 95 tahun). Beliau memiliki 3 anak dan semuanya sudah berkeluarga. Mbah Marto Surip sedang sakit “sepuh”, penglihatan dan pendengaran beliau sudah sangat berkurang.

Mbah Marto Surip tidak bisa melakukan kegiatan sehari-hari, beliau hanya bisa terkulai lemah diatas tempat tidurnya. Segala kegiatan MCK dilakukan di atas tempat tidur, tak heran ketika kami menyambangi kamar beliau, kami mencium bau yang cukup menyengat. Walau dalam keterbatasan, secara bergantian, anak anak dan menantunya merawat beliau.

Mbah Marto dikaruniai umur yang panjang dan setelah ngobrol bersama menantu beliau, ternyata kami mendapat informasi bahwa Mbah Marto adalah orang tertua di desa tersebut. Dimana orang orang yang seumuran dengan beliau sudah tidak ada lagi (meninggal), MasyaAllah.

Pejuang SAS memberikan bantuan berupa uang tunai yang bisa digunakan untuk keperluan berobat/kebutuhan sehari-hari.

Mari doakan semoga Mbah Marto Surip dan keluarga diberikan yang terbaik oleh Allah Aamiin Aamiin Ya Robbal Alamin.

Ini aksiku, mana aksimu?
Terus ikuti perkembangan kami
F: Sedekah Apa Saja
T : @sedekahapasaja
ig : @sedekahapasaja
www.sedekahapasaja.com
Donasi : 709 011 4381 (Bank Syariah Mandiri an Ratih Kartika)
Konfirmasi: 089678829945

-Sedekah Apa Saja-
Bergerak, Berbagi, Menginspirasi

IMG-20160501-WA0030

ShareShare on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedInShare on TumblrEmail this to someone