Tersalurkan Dana #75 Untuk Adik Kurniawan

PMIA in Action #75 – Tersalurkan dana Rp 7.390.000 untuk adik Fatkhur Kurniawan dan keluarga (uang tunai dan paket sembako).

Fatkhur Kurniawan (umur 11 tahun), siswa kelas 4 SD menderita kanker otot sejak maret 2017. Sudah melakukan kemoterapi sebanyak 37 kali di RS Sardjito, namun benjolan semakin membesar (berat benjolan +- 5 kilogram dan muncul benjolan baru di sekitar leher yang menyebabkab sesak nafas).

Sedangkan orang tuanya bekerja sebagai serabutan, sehingga perlu biaya banyak untuk mengobati anaknya.

penyaluran bantuan dana ke dek fatkhur

Terimakasih kepada seluruh tim, donatur, dan pihak-pihak yang membantu. Semoga keberkahan dan kebaikan meliputi kita semuanya, Amin.

Galang Dana #76 Untuk Pak Suwanto

Pak Suwanto (umur 55 tahun), tidak mempunyai BPJS akan tetapi menderita kanker ganas, yaitu: kanker usus stadium 4.

Memiliki 6 anak, salah satu anaknya seorang “hafizhah” (penghafal Al Quran) dan mendapatkan beasiswa di universitas swasta ternama di Yogyakarta.

Karena sakitnya bertambah parah, beliau sekarang tidak dapat bekerja. Pekerjaan beliau adalah tukang ojek. Sedangkan istrinya bekerja sebagai buruh cuci dan guru ngaji.

Dan sejak ramadhan kemarin penyakitnya bertambah menjadi radang usus. Beliau hanya bisa tidur sehingga tidak mampu untuk melakukan aktivitas lain sebagaimana orang sehat.

Dokter menghimbau untuk segera operasi karena kondisi kesehatan beliau semakin parah, sayangnya pihak keluarga mengalami kekurangan dana.

action pak suwanto

Mari berbagi untuk mereka yang membutuhkan. Ketika kita ingin berbagi, yang penting satu: “Ikhlas Lillahitaala”.

Mari bersama-sama ringankan beban saudara kita, Bapak Suwanto dan Keluarga. Semoga segala kebaikan saudara/i berbuah Surga-Nya kelak, Aamiin Yaa Rabbalallamin.

Galang Dana #75 Untuk Adik Kurniawan

Fatkhur Kurniawan (umur 11 tahun), siswa kelas 4 SD menderita kanker otot sejak maret 2017. Sudah melakukan kemoterapi sebanyak 37 kali di RS Sardjito, namun benjolan semakin membesar (berat benjolan +- 5 kilogram dan muncul benjolan baru di sekitar leher yang menyebabkab sesak nafas).

Sedangkan orang tuanya bekerja sebagai serabutan, sehingga perlu biaya banyak untuk mengobati anaknya.

penderita kanker otot

Bantu adik Kurniawan untuk sembuh dan dapat kembali bersekolah serta bermain dengan teman-temannya.

Mari bergabung bersama kami untuk bergerak, berbagi, dan menginspirasi!

Tersalurkan Dana #74 Untuk Pak Bani

PMIA in Action #74 – Tersalurkan dana sebesar Rp 6.944.600 untuk Pak Bani dan keluarga.

Pak Bani (umur 53 tahun) seorang Guru Honorer dan Buruh Serabutan mengalami pembengkakan ginjal sehingga tidak bekerja. Harus cuci darah 2 kali seminggu. Setelah cuci darah maka badan tidak lagi membengkak. Untuk 1 kali cuci darah harus mengeluarkan biaya 900 ribuan.

Sedangkan istrinya tidak lagi berjualan es kelapa muda karena harus merawat beliau. Dan Pak Bani memiliki 1 anak yang akan masuk SMA (Sekolah Menengah Atas).

penyaluran dana ke pak bani

Mari bantu orang-orang yang lebih membutuhkan. Kami siap membantu menyalurkan bantuan saudara/i ke orang-orang yang lebih membutuhkan jika saudara/i sibuk.

Mari selalu Bergerak, Berbagi, dan Menginspirasi!

Galang Dana #74 Untuk Pak Bani

Pak Bani (umur 53 tahun) seorang Guru Honorer dan Buruh Serabutan mengalami pembengkakan ginjal sehingga tidak bekerja. Harus cuci darah 2 kali seminggu. Setelah cuci darah maka badan tidak lagi membengkak. Untuk 1 kali cuci darah harus mengeluarkan biaya 900 ribuan.

Sedangkan istrinya tidak lagi berjualan es kelapa muda karena harus merawat beliau. Dan Pak Bani memiliki 1 anak yang akan masuk SMA (Sekolah Menengah Atas).

galang dana pak bani penderita pembekakan ginjal

Membayangkan beliau adalah bapak, saudara, atau orang terdekat kita, rasanya tidaklah tega kan? Yuk bantu Pak Bani.

Semangat memudahkan urusan orang lain ya kak!

Terus bergerak, berbagi, dan menginspirasi!

Tersalurkan Dana #73 Untuk Adik Daffa

PMIA in Action #73 – Telah kami salurkan donasi sebesar Rp 10.115.000 kepada keluarga Dek Daffa (Kulonprogo), dimana Adik Daffa menderita tumbuh benjolan di perut dan divonis dokter terkena kanker dan harus dikemoterapi.

penyaluran sumbangan dana adik daffa oleh pejuang muda indonesia

Terimakasih kepada seluruh donatur dan pihak yang membantu. Semoga bermanfaat dan bernilai kebaikan.

Jangan berhenti berbagi ya kak. Masih ada action #74 dan action action selanjutnya.

Galang Dana #73 Untuk Adik Daffa

Adik Daffa (4 tahun), sekitar umur 2 tahun bagian kiri telur kemaluannya membesar. Sampai umurnya 3,5 tahun tidak merasakan sakit, lalu dibawa ke RSUD Wates tapi harus dirujuk ke RS Sardjito, kemudian dioperasi. Setelah operasi, tumbuh benjolan di perut dan divonis dokter terkena kanker dan harus dikemoterapi.

Ayahnya bekerja sebagai serabutan, sedangkan ibunya hanya sebgai buruh pabrik.

Galang Dana #73 untuk Adik Daffa

Mari bantu dan bergabung dengan kami agar adik Daffa segera diberi kesembuhan dan bisa kembali bermain dengan teman-teman seumurannya.

Tersalurkan Dana #72 Untuk Ibu Hartati & Bapak Waryono

PMIA in Action #72 – Pada tanggal 6 Mei 2018, kami telah menyalurkan donasi yang digalang pada bulan April lalu, sebesar Rp 6.640.000 kepada Pak Waryono (penderita stroke) dan Bu Hartati (penderita kanker, miom, dan kista).

kirim donasi pejuang muda indonesia bapak Waryono ibu Hartati

Terimakasih kepada para donatur dan pihak-pihak yang telah membantu/berpartisipasi dalam melancarkan acara galang serta kirim dana untuk Bapak Waryono dan Ibu Hartati.

Botton Waluyo, Magelang.

Galang Dana #72 untuk Ibu Hartati & Bapak Waryono

Ibu Hartati (48 tahun) menderita kanker, miom, dan kista. Kondisi terakhir rambut sudah rontok, keluar nanah dari bekas jahitan operasi dan butuh kemoterapi. Pak Waryono (49 tahun) stroke sejak 2 tahun lalu dan susah berjalan. Ibu dan bapak tidak bekerja dan tidak mempunyai keturunan.

Mereka hidup dari uluran tangan keluarga dan tetangga. Yang dibutuhkan sekarang biaya pengobatan di RSUP Sardjito dan untuk kebutuhan tiap hari.

Galang Dana #72 untuk Ibu Hartati dan Bapak Waryono